Pemulihan Akses Jalan di Aceh Terus Berjalan Pasca Longsor

Pemulihan Akses Jalan di Aceh Terus Berjalan Pasca Longsor
Jalan dan jembatan yang rusak akan dibangun kembali dengan standar teknis yang lebih kuat dan aman

Bireuen, 29 Januari 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan progres pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Rabu (21/1). Di sana, akses transportasi lumpuh setelah longsor dan luapan sungai menggerus badan jalan serta merusak Jembatan Alue Limeng.

Bacaan Lainnya

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka,” ujar Menteri Dody.

Menurut data Kementerian PU, di Aceh terdapat 38 ruas jalan nasional dan 16 jembatan nasional yang sempat terdampak — semuanya telah fungsional kembali.

Namun, kerusakan parah terjadi pada infrastruktur daerah:

  • 1.587 ruas jalan daerah rusak — 1.095 sudah pulih, 492 masih diperbaiki
  • 615 jembatan daerah rusak — 101 sudah beroperasi, 514 dalam proses perbaikan

Kementerian PU telah mengerahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh untuk membangun akses darurat, termasuk jembatan perintis, sekaligus merancang solusi permanen dengan standar teknis lebih tinggi.

“Kami tidak hanya membuka akses sementara, tapi membangun infrastruktur yang lebih tahan bencana,” tambah Menteri Dody.

Sumber: Kementerian Pekerjaan Umum

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *